Pare, Si Pahit Pengobat Kanker

By | November 21, 2015

Pare berasal dari kata “Peria”. Tumbuhan ini termasuk dalam kingdom Plantae, Divisi Magnoliophyta, Kelas Magnoliopsida, Ordo Violales, Famili Cucurbitaceae, Genus Momordica, dan spesies M. Charantia. Sehingga nama ilmiahnya adalah Momordica Charantia.

Pare rasanya terkenal sangat pahit. Warnanya hijau ketika muda dan orange ketika sudah tua. Biji pare muda berwarna putih sedangkan ketika sudah tua berwarna merah dan rasanya manis. Ada beberapa jenis pare yaitu pare kodok, pare gajin atau gajih dan pare hutan. Semua bagian dari tumbuhan pare memiliki khasiat tersendiri.

Di luar negeri pareterkelan dengan sebutan Bitter Gourd atau juga disebut Biter Squash. Tumbuhan ini termasuk dalam keluarga labu-labuan. Walupun rasanya pahit, tapi tidak sedikit orang yang menyukainya sebagai menu makanan. Pare biasanya dimasak dengan cara ditumis atau dioseng bersama ikan teri.

Pare Pengobat Kanker

Pare ini digemari karena manfaatnya yang banyak untuk kesehatan, diantaranya membantu para penderita diabetes, sebagai kesehatan pernapasan, mencegah penyakit kanker, meningkatkan kesehatan kulit, mengurangi efek wasir, serta meningatkan daya kekebalan tubuh.

Dalam pembahasan kali ini, akan dibahas tentang manfaat Pare Pengobat Kanker. Pare dapat dikonsumsi untuk mencegah, mengurangi atau mengobati kanker. Pare Pengobat Kanker dibuktikan dengan penemuan Dr Frank Shallenberher MD, seorang spesialis anti-penuaan dan pengobatan alternative dari Nevada. Beliau menggunakan pare menjadi salah satu terapi obat kanker pancreas. Pare Pengobat Kanker ini digunakan karena terdapat zat-zat dalam pare yang mampu menahan tumbuhnya sel-sel kanker dalam tubuh secara efektif. Beliau mengaplikasikan pare untuk pengobatan kanker dengan cara mencampur jus pare dengan 5% air. Hasilnya, sel kanker dapat dihancurkan mencapai 90-98%.

Pare Pengobat Kanker juga didukung oleh hasil penelitian dari Universitas Colorado bahwa pare mampu mengurangi ukuran tumor pancreas hingga 64%. Pare pernah diujicobakan pada tikus dan hasilnya dapat disimpulkan bahwa pare dapat menjinakkan pertumbuhan sel kanker leher dan kepala. Pare juga bisa dijadikan perawatan yang menjajnjikan untuk mengobati berbagai jenis kanker. Kandungan hypolipidemic dan hypoglycemic dalam pare digunakan untuk pengobatan berbagai jenis kanker.

Nah, demikianlah ulasan seputar pare pengobat kanker. Semoga anda dapat mengambil manfaat dari ulasan singkat ini. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *