Berenang pengaruhi mental dan fisik bayi

By | November 19, 2015

Berenang merupakan salah satu olahraga yang terbaik. Karena ketika berenang, keseluruhan tubuh kita bergerak, mulai dari otot, hingga jantung. Namun, tahukah anda jika sebenarnya olahraga yang satu ini juga baik jika dilakukan oleh ibu dan bayi? Berikut alasannya!

Dengan berenang bersama si kecil, akan terjalin sebuah ikatan yang erat antara si ibu dan bayi. Namun, sayangnya masih banyak ibu yang enggan untuk melakukan aktivitas ini bersama si kecil. Padahal hal ini sah-sah saja apabila si ibu dapat mengawasi dengan baik si anak. Karena manfaat kegiatan ini untuk si kecil juga sangat positif, yakni: si anak akan mendapatkan perkembangan mental dan fisik yang baik, kemudian setiap gerakan-gerakan yang dilakukan saat berenang akan menaikkan nafsu makan dan tidur pada si kecil. Menurut survei yang dilakukan oleh Water Babies, kebanyakan orang tua menganggap bahwa anak baru bisa belajar berenang pada usia tiga tahun, padahal sebenarnya kegiatan ini dapat dilakukan pada usia yang lebih dini, agar merangsang sistem kerja otak si kecil. Dalam aktivitas ini, memiliki banyak sekali olah tubuh sehingga menyebabkan otak untuk terangsang perkembangannya, sehingga serabut saraf akan berfungsi lebih efektif. Di awal pertumbuhan, rangsangan terhadap otak si anak sangat diperlukan untuk memberikannya pelatihan mental.

Berenang pengaruhi mental dan fisik bayi

Bayi sebenarnya memiliki kemampuan refleks menyelam pada usia 4 bulan, untuk mengajaknya melakukan olahraga renang, anda dapat memilih kelas renang untuk ibu dan bayi, sehingga tetap dalam pengawasan ahlinya. Anda juga harus memperhatikan kesehatan bayi anda, jangan sampai ketika ia sedang flu atau tidak enak badan, anda malah mengejaknya untuk main air, tak lupa berikan pelindung pada bayi ketika ia hendak masuk ke kolam, bisa berupa pelampung atau pengaman lainnya yang dapat membantu bayi mengapung. Agar si kecil tidak kaget, maka perkenalkan kolam dengan hati-hati, pertama-tama biarkan percikan air mengarah kepadanya, lalu perlahan dekatkan ia ke tepian kolam dan masukkan ke dalamnya dengan perlahan. Sekian, selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *